Sanggar Bapontar Pimpinan Beiby Sumanti Terima Anugerah Musik Indonesia

By Admin GPMPI 14 Mar 2020, 10:30:35 WIB Hiburan
Sanggar Bapontar Pimpinan Beiby Sumanti Terima Anugerah Musik Indonesia

Jakarta, GPMPI.com - Sanggar Bapontar yang selalu tampil mengusung musik tradisional Kolintang pimpinan Beiby Sumanti menerima dianugerahkan penghargaan sebagai Pelestari dan Pengembangan Musik Tradisional oleh Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) yang diketuai Jendral TNI (Purn) Prof. Dr. A.M Hendropriyono.

Acara penganugerahan itu dilakukan dalam perayaan Hari Musik Nasional dan Apresiasi Anugerah Bakti Musik Indonesia. "Pelestarian budaya adalah tanggung jawab semua orang Indonesia. Itulah sebabnya, Sanggar Bapontar merasa perlu untuk terus mempertahankan dan mengembangkan musik Kolintang dan tari-tarian Minahasa, walaupun jauh dari kampung halaman," ujar Beiby Sumanti usai menghadiri acara yang digelar di Perpustakaan Nasional Indonesia pada Rabu (11/3/2020).

Dunia musik nasional menaruh perhatian pada Sanggar Bapontar karena konsisten mengusung musik tradisional terutama Kolintang. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budaya,” ujar Beiby Sumanti.


Diketahui, Sanggar Bapontar berdiri pada tahun 2002, yang sebelumnya merupakan rumah singgah sejak tahun 1984 sampai sekarang. Salah satu terobosan di tahun 2020 ini, yaitu membuat program edukasi budaya untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Jabodetabek.

“Karena seni budaya harus diperkenalkan ke anak-anak sejak dini. Inilah salah satu terobosan kami,” kata Beiby.

Selain sejumlah terobosan yang dilakukan, Beiby juga mengungkapkan, untuk pelestarian budaya, Bapontar mengadakan Road Show gratis Kolintang mulai dari tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, Pasar Induk Kramat Jati, terminal bus Kampung Rambutan, Stasiun Kereta Api Gambir, Terminal 3 Airport Soekarno Hatta, rumah jompo, panti asuhan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke, Taman Surapati, Taman Menteng, Bawah Kolong Jembatan Jatibaru, Kolong Jembatan Karet, Waduk Pluit, Taman Kalijodo, Tempat Pemulung Tebet, Tempat Pemulung Karet, Jalan Belawan Tanah Abang dan daerah lainnya.

Sanggar Bapontar juga dikenal sebagai sanggar musik tradisional yang telah berkiprah sampai ke luar negeri sebagai salah satu upaya menegaskan bahwa Kolintang adalah milik Sulawesi Utara, Indonesia.

Inilah yang membuat Sanggar Kolintang hingga saat ini berjuang bersama Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Indonesia agar Kolintang secara resmi tercatat di UNESCO sebagai warisan budaya dari Indonesia.

“Semua kegiatan yang dilakukan oleh Sanggar Bapontar, demi untuk menunjang PINKAN Indonesia dalam perjuangan menuju UNESCO,” tegas Beiby.

Selain Sanggar Bapontar, para penerima penghargaan dalam ajang tersebut yaitu Godbless sebagai Grup Band Legendaris, Daniel Sahuleka sebagai Diaspora Indonesia yang berprestasi di dunia internasional, Triawan Munaf sebagai Pembina Ekosistem Musik Indonesia, Melly Goeslaw sebagai Pencipta Lagu Populer dan Didi Kempot sebagai Pemusik Lagu Daerah Fenomenal. Demikian BeritaManado.com.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Ketua Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia
  REV. DR SITI HADIJAH , D MIN, DTH
  Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
  Puan Maharani
  Siti Nurbaya Bakar
  Yohana Yembise

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video