Mewahnya Pelabuhan Wisata Likupang, Bakal Senyaman Bandara

By Admin GPMPI 18 Apr 2021, 17:27:27 WIB Daerah
Mewahnya Pelabuhan Wisata Likupang, Bakal Senyaman Bandara


Manado, GPMPI.com - Pemerintah tengah membangun Pelabuhan Wisata Likupang. Sarana dibangun di lahan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Minut, Sulut. Gedung utama pelabuhan wisata sudah berdiri.

Tampilannya megah dengan desain modern.

Gedung itu didominasi warna putih dan coklat.

Sebagian besar badan bangunan terdiri dari kaca yang memberi kesan mewah.

Di bagian dalam, nuansa Sulut begitu terasa dengan desain kain Bentenan di tengah ruang tunggu.

Kaca besar memisahkan ruang utama dengan area yang nantinya jadi penghubung ke dermaga. Pintunya juga dari kaca.

Nantinya, penumpang bakal menikmati panorama Teluk Likupang dari ruang tunggu sepuas-puasnya.

Pemerintah bakal menjadikan fasilitas itu premium demi kenyamanan para tamu.


Sejumlah standing AC sudah ada di ruang tunggu. Baru itu peralatan yang tersedia.

Selebihnya, masih menunggu pembangunan dan pengadaan lebih lanjut.

Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Sulut, Stenly Patimbano menjelaskan,

terminal wisata Likupang akan menjadi satu di antara sejumlah fasilitas penunjang KEK Pariwisata Likupang.

"Nantinya turis akan ke sini. Terminal ini akan jadi salah satu pintu," katanya.

Karena itu, pemerintah akan menjadikan terminal wisata ini setara bandara dari sisi fasilitas dan layanan.

"Kira-kira seperti di Batam," katanya memberi perbandingan..

Penumpang, termasuk turis, akan dibuat senyaman mungkin ketika berada di situ.

Sejauh ini, pembangunan yang dikerjakan kontraktor lokal baru 30 persen.

Masih ada banyak pekerjaan seperti pembuatan dermaga apung, area parkir, ruang terbuka hijau dan penunjang lainnya. Dermaganya nanti canggih. Bisa menyesuaikan dengan pasang surut laut.

"Pelabuhan dan dermaga lama juga akan kita rehabilitasi sehingga menyesuaikan dengan yang baru," katanya.

Pelabuhan Likupang sangat strategis. Dari sini, terkoneksi ke Pulau Lihaga,

Talise Gangga, Likupang timur, Pantai Pulisan, Pantai Paal bahkan Manado, Bunaken dan Bitung

Stenly bilang, pembangunan sarana itu bakal menghabiskan anggaran Rp 40 miliar.

Target awalnya selesai tahun ini namun karena Covid-19, direvisi bisa tuntas tahun depan.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Likupang, Moh. Qowi mengatakan,

dalam pembangunan selanjutnya, masyarakat sekitar akan dilibatkan melalui mekanisme Program Padat Karya.

"Nantinya kita butuh sekitar 50 tenaga kerja lokal, itu dari warga sekitar," katanya.

Sejauh ini, Pelabuhan Likupang melayani transportasi ke pulau-pulau sekitar.

Selain itu, pelabuhan ini dimanfaatkan warga sekitar yang berprofesi nelayan untuk menambatkan perahunya.

"Kami memberikan pass mini kepada nelayan yang memiliki perahu kapasitas maksimal 6 GT," ujarnya. Demikian manado.tribunnews.com

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Ketua Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia
  REV. DR SITI HADIJAH , D MIN, DTH
  Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
  Puan Maharani
  Siti Nurbaya Bakar
  Yohana Yembise

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video