Wamendag : RI Jajaki Peluang Ekspor Produk Digital

By Admin GPMPI 28 Nov 2020, 11:08:37 WIB Teknologi
Wamendag : RI Jajaki Peluang Ekspor Produk Digital

Jakarta, GPMPI.com  - Pandemi Covid 19 yang membawa dampak negatif di berbagai sektor usaha di Indonesia, memunculkan banyak ide baru untuk pengembangan usaha. Salah satunya yang kini tengah dibidik oleh Kementerian Perdagangan adalah produk digital.

Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga dalam acara webinar dengan tema "Memetakan Peluang Bisnis di masa Pandemi Covid19" yang diselenggarakan STIE Bisnis Indonesia mengatakan, pandemi covid 19 membuat banyak bidang usaha beralih dari konvensional ke digital yang dilakukan secara online sehingga membuka peluang baru  berupa potensi pasar digital.  

"Saat ini ekspor perdagangan luar negeri kita masih didominai sektor migas dan non migas. Namun dengan adanya perubahan perilaku konsumen, membuka peluang bagi kita untuk menjajaki ekspor dalam bentuk produk digital," ujar Jerry, baru-baru ini

Menurutnya, produk digital yang kini tengah dijajaki untuk bisa dikembangkan dan diekspor adalah game online. Saat ini, lanjutnya, Indonesia sudah banyak memiliki creator game online yang seratus persen merupakan karya anak bangsa. "Korea Selatan, pendapatan utamanya bukan dari K-POP tapi dari game online. Dengan berjualan game online bisa menghasilkan puluhan juta dolar. Kita tinggal mendorong agar hal itu bisa kita lakukan," tambahnya.  

Lebih lanjut Jerry mengatakan, saat ini Kemeneterian Perdagangan mengidentifikasi adanya empat peluang yang bisa di manfaatkan ditengah pandemi wabah Corona ini, diantaranya adanya pertumbuhan nilai perdagangan produk potensial baru, relokasi pusat industri dan investasi global, pemanfaatan potensi pasar kawasan potensial dan transformasi digital dan perkembangan teknologi yang kian masif.

Pada kesempatan yang sama Direktur Operasi PT Angkasa Pura Logistik Akhmad Munir mengatakan, pandemi covid telah memukul banyak sektor usaha, namun pihaknya merasa yakin bisnis logistik tidak akan banyak terimbas pandemi ini. Ia yakin, selama masih ada kehidupan, maka kegiatan pengiriman barang tidak akan terhenti.

Untuk menyiasatinya, kini pihak logistik juga tengah mengembangkan sistem perlogistikan terpadu dengan bantuan IT yang komprehensif. "Jadi tidak hanya bagaimana mendistribusikan barang, tapi konsumen juga bisa melihat dimana posisi barangnya. Ini adalah peluang bisnis. Fitur pendukung usaha logistik masih terbuka lebar," kata Akhmad Munir.

Praktisi Media Arif Budisusilo mengatakan pandemi telah mengubah perilaku konsumen dan membuka peluang baru bagi industri media. Covid memaksa industri media untuk berinovasi dengan melakukan pengembangan multiplatfom diantaranya dengan memanfaatkan media digital seperti sosial media dan youtube channel.

"Kini media bisa mendapatkan banyak sumber melalui media lain. Namun demikian tetap harus mengedepankan akurasi, relevansi dan manfaat," ujar Arif. Menurutnya, kunci media dalam menghadapi pandemi adalah survival atau bertahan, restart dengan mengubah bisnis dan yang terakhir dengan melakukan inovasi baru.

Photo : google image




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Ketua Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia
  REV. DR SITI HADIJAH , D MIN, DTH
  Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
  Puan Maharani
  Siti Nurbaya Bakar
  Yohana Yembise

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video