Cerita Sandiaga Uno: Batal Sambutan Karena Susah Sinyal di Likupang

By Admin GPMPI 08 Mar 2021, 20:15:13 WIB Wisata
Cerita Sandiaga Uno: Batal Sambutan Karena Susah Sinyal di Likupang


Manado, GPMPI.com - Destinasi super prioritas. Namun jaringan internet super lemot. Itulah fakta tentang Likupang yang ditemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno saat berkunjung ke salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas Indonesia itu, Sabtu (6/3/2021).

Sebagai seorang milenial yang sangat mengandalkan internet, bisa dibayangkan bagaimana seorang Sandiaga kala kesulitan sinyal. Sandiaga menuangkan pengalamannya mengalami susah sinyal di Likupang dalam video yang ia unggah di Instagram miliknya.

Dalam video itu nampak Sandiaga Uno tengah berada di mobil dalam perjalanan menuju Likupang. Di depan Sandiaga nampak sebuah ponsel tergantung di belakang kursi depan. Rupanya Sandiaga hendak memberikan sambutan via internet lewat ponsel tersebut tapi tak bisa-gara gara sinyal buruk.

"Ya guys inilah kesulitan kami di Likupang. Mengikuti satu acara yang super penting. Dan tantangan kita dalam mengembangkan pariwisata adalah jaringan guys," ujarnya.

Ia pun langsung menghubungi Menkominfo.

"Saya terhubung dengan pak Menkominfo. Alhamdulilah beliau langsung gerak cepat. Kita butuh juga dukungan provider. Kelihatannya dari likupang timur menuju KEK likupang adalah salah satu yang perlu diperbaiki. Saya nanti akan menghadap om Jhonny Plate. Kita tingkatkan infrastruktur digital. Kalau disebut jalan tol langit, yang sangat dibutuhkan mengelola potensi pariwisata dan membangkitkan ekonomi," terang Sandiaga Uno.

Pada keterangan di bawah video Sandiaga menulis:

"Karena masalah jaringan saya tidak bisa memberikan sambutan secara jelas dalam webinar diskusi dengan ASPRINDO (Asosiasi Pengusaha Bumi Putra Nusantara Indonesia) di hari ulang tahunnya ke 3. Pada intinya saya ingin berterima kasih kepada pengurus maupun anggota karena selama berdirinya telah turut mengoptimalkan peran UMKM dalam perekonomian nasional serta meningkatkan kompetensi dan produktivitas sehingga terwujud peluang kerja yang lebih luas. Indonesia memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang luar biasa. Atraksi wisata indonesia pun beragam. Saya optimis pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia ke depan."

"Mari kita berdoa agar dampak pendemi dapat kita atasi. Saatnya kita berkolaborasi dan geber menggeliatkan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja seluas luasnya."

"Selamat ukang tahun yang ke 3 untuk Asprindo," tulisnya pada keterangan video.

Kepada Tribun Manado, Sandiaga mengaku fans pada semua tentang likupang. Dari pantai, alam, kuliner hingga home stay. Kecuali jaringan. "Kalau jaringan waduh, ini yang jadi masalah," kata dia kepada Tribun Manado Sabtu (6/3/2021) pagi di Hotel Paradise Minut.

Sandiaga akui alami masalah susah sinyal di Likupang.

Sampai sampai ia minta wartawan memviralkan susah sinyal itu.

"Jaringan dasar saja belum ada. Tolong viralkan," ujarnya.

Menurut Sandiaga, sport tourism tak mungkin diadakan bilamana tak ada sinyal. Begitu pula jika hendak digelar hajatan MICE.

"Padahal Likupang punya potensi jadi area sport tourism dan MICE," ujar dia.

Sandiaga mengaku telah menghubungi Menteri Komunikasi dan Informasi untuk segera memasang piranti komunikasi penerima sinyal BTS.

Dia juga telah berkomunikasi dengan direktur utama dan komisarus utama salah satu provider untuk segera menyiapkan jaringan di kawasan Likupang. "Jaringan harus ada. Karena itu infrastruktur utama selain jalan," kata dia.

Saat mengunjungi desa wisata di Marinsow, Sandiaga kembali mengulang soal sinyal. "Ini bisa diberdayakan jika ada jaringan internet," kata dia. Penelusuran Tribun Manado, jaringan di desa desa terkait KEK Likupang tidak merata.

Ada yang kecepatannya sedang. Ada pula yang sangat lemah.

Sinyal yang tergolong baik hanya di dua desa yakni Marinsow dan Pulisan.

Namun jaringan hanya dilayani satu provider saja.

Bisa ditebak, jika ponsel dengan provider lain bakal ngangur di sana.

Di lokasi penyambutan Sandiaga di pantai KEK Pulisan, tanda X berkali kali muncul di ponsel para peserta. Padahal banyak yang ingin melakukan live facebook atau intagram.

"Sinyal di sini memang buruk sekali," kata Markus salah satu warga. Dikatakan Markus, banyak turis yang komplain hal itu. Gara gara sinyal buruk, kenikmatan tidak terasa paripurna.

"Para turis ingin melakukan lebih banyak lagi dengan internet tapi tak bisa. Mereka jadi gemas" kata dia.

Sebutnya, akhir-akhir ini keadaan membaik dengan hadirnya salah satu provider internet. Tapi ngadat internet masih kerap terjadi. Di Desa Kinunang, lebih parah lagi. Warga harus menuju ketinggian untuk menjemput sinyal.
"Banyak pemuda yang hanya sekedar mengupdate status saja musti pergi ke tempat," kata Markus.

Sebut Markus, ia sudah memasang dua penguat sinyal agar anaknya tak lagi keluar malam untuk cari sinyal.

Tapi sinyal tetap sulit terjangkau.

Niko Oleh Hukum Tua di Desa Kinunang mengeluhkan sulitnya sinyal internet di desa itu. "Di sini sinyal susah sekali, hanya ada beberapa tempat yang ada sinyal. Itu pun tak lancar," kata dia saat dijumpai Tribun Manado Sabtu (6/3/2021) di lokasi KEK. Sebut dia, salah satu tempat yang punya sinyal bagus adalah balai desa yang berada di ketinggian.

Tempat itu dipadati para milenial yang internetan. "Banyak yang adu mujur cari sinyal. Mereka berada disana sampai malam," beber dia. Ia berharap datangnya Sandiaga Uno dapat membawa sinyal internet di desa itu. Demikian manado.tribunnews.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Ketua Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia
  REV. DR SITI HADIJAH , D MIN, DTH
  Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
  Puan Maharani
  Siti Nurbaya Bakar
  Yohana Yembise

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video