Alexandra Asmasoebrata, Pembalap Perempuan Pertama di Indonesia dan Asia

By Admin GPMPI 26 Des 2020, 09:47:25 WIB Olahraga
 Alexandra Asmasoebrata, Pembalap Perempuan Pertama di Indonesia dan Asia

Jakarta, GPMPI.com - Perempuan yang mendobrak dominasi laki-laki di dunia balapan ini memiliki deretan prestasi yang patut diacungkan jempol. Alexandra Asmasoebrata, perempuan cantik yang tidak peduli dengan pemahaman bahwa balapan hanya dunia milik laki-laki berhasil membuktikannya melalui berbagai prestasinya.

Sejak berumur 12 tahun, perempuan ini memulai kariernya sebagai pebalap Go Kart kelas 60 cc. Debutnya sebagai pebalap dikala itu berhasil membawanya memenangkan kejuaraan tersebut, kemampuannya yang mumpuni di usia dini menarik perhatian dunia.

Berikut ini adalah deretan fakta dari perempuan kelahiran 23 Mei 1988 tersebut.

1. Deretan prestasi Alexandra sebagai seorang pembalap

Kemenangan pertamanya di tahun 2002 yaitu 1st champion National Kart Championship. Tidak hanya sampai disitu, tapi Alexandra terus memberikan kontribusinya sebagai pembalap perempuan dengan prestasi 1st champion National Kart Championship 2005, 13th World Championship Junior Rotax Max 2005.

Di tahun 2005, Ia berhasil menjadi pole position untuk kejuaraan Formula Campus seri terakhir 7 dan 8 di Goldenport Motorpark Circuit, Beijing, dan dalam ajang Formula Kampus di China pada September 2005. Alexandra juga ikut serta dalam Formula Renault di tingkat Asia, yang membawanya pada penghargaan berupa Juara II Asian Formula Renault (AFR) 2011

2. Mendapatkan rekor MURI sebagai pembalap perempuan Indonesia di tahun 2007

Pada 21 April 2007, bertepatan dengan Hari Kartini, Alexandra dengan panggilan Andra ini memperoleh penghargaan dari rekor MURI sebagai pembalap perempuan Indonesia pertama. Bahkan sebenarnya tidak hanya di tingkat Indonesia, melainkan ia adalah pembalap perempuan pertama di tingkat Asia.

Andra membuktikan pada Indonesia bahkan Asia bahwa perempuan dapat berjaya pada bidang balapan yang notabene didominasi oleh laki-laki.

3. Kini ia menjadi news anchor

Bagi perempuan kelahiran 1988 itu, menjadi wartawan lebih susah daripada balapan karena harus belajar banyak dari prosesnya. Dari proses membuat beritan hingga membawakannya pada khalayak luas menurutnya sebagai tantangan paling melelahkan namun menyenangkan.

Perempuan yang mendapatkan tawaran dari CNN Indonesia itu merasa tertantang sehingga ia memutuskan untuk turun dalam dunia jurnalisme. Terjunnya ke dunia presenter adalah salah satu cara untuk mencari sponsor demi dunia balapan yang dirindukannya.

4. Meski kini tak lagi aktif di sirkuit balap, Alexandra ingin membuktikan bahwa perempuan

Alexandra ingin membuktikan pada banyak orang khususnya masyarakat yang masih memiliki pemikiran bahwa perempuan tidak punya kesempatan bekerja di bidang yang didominasi laki-laki sebagai suatu kesalahpahaman. Ia bukan untuk membuktikan bahwa perempuan dapat mengalahkan laki-laki melainkan ia membuktikan, perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama rata. Demikian Idn Times

Photo : google image




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Ketua Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia
  REV. DR SITI HADIJAH , D MIN, DTH
  Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
  Puan Maharani
  Siti Nurbaya Bakar
  Yohana Yembise

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video